Cerdas Digital

Wajah Indonesia di Awal 2020: Konsumsi 4.0, Produksi 3.0, dan Pola Pikir 0.1

February 15, 2020

Ide ini muncul dalam sebuah diskusi di inner circle, tentang betapa lompatan konsumsi kita yang begitu canggih dengan segala macam teknologi terbaru terutama di media sosial, ternyata tidak sinkron dengan kemampuan produksi yang masih mengandalkan buruh murah menjaga mesin mesin otomasi (3.0), tapi mengenaskannya pola pikir kita masih tertinggal di era pra industrial, yaitu era agraris yang sedikit lebih modern, makanya dinamakan 0.1.

 

Konsumsi 4.0: Netizen yang paling cepat mengkonsumsi beragam teknologi terbaru

Netizen Indonesia memang pasar yang sangat empuk untuk berbagai teknologi terbaru. Indonesia adalah pengguna Facebook nomor 4 terbesar di dunia, dengan jumlah pengguna 120 juta, berdasarkan informasi  dari CNBC

Bagaimana dengan Tiktok?`Media sosial baru berbasis video yang lagi digandrungi Gen Z. Informasi dari Tribunnews pengguna Tiktok di Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 29 menit per hari untuk menonton videonya.

Baca Juga: 5 Temuan Menarik Mengapa TikTok Digilai Gen Z

Whatsapp digunakan oleh 83% pengguna internet di Indonesia, jumlahnya sekitar 143 juta pengguna, seperti diberitakan di Liputan 6.

Jadi pertumbuhan pesat infrastruktur telekomunikasi terutama internet, memang berhasil membuat masyarakat melek menggunakan internet, dan adopsi penggunaan internet sangat tinggi. Tapi sayangnya aspek yang digunakan itu sangat konsumtif. 

Kalau Anda belum yakin, maka Anda bisa melihat data hasil riset terbaru Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) 2018, berikut ini: 

APJII 4

Kalau melihat dari sini, proporsi terbesar intenet kita digunakan untuk chatting, dan bermedia sosial sekitar 43,6%. Apakah hanya ini kegunaan internet yang infrastrukturnya begitu mahal? Idealnya tentu saja tidak, tetapi ini jadi pekerjaan rumah semua pihak, untuk mengedukasi masyarakat. Internet cepat ini bisa buat apa saja? Dan apa risikonya? World Economic Forum (WEF) sebenarnya sudah menulis soal 8 aspek kompetensi dan kecerdasan digital yang harus dimiliki. Saya pernah menulis terkait ini, sila dibaca di sini

 

Produksi 3.0: Industri di Indonesia masih terpaku di Industry 3.0 dan gamang melompat ke 4.0

Saya kebetulan banyak terlibat di berbagai perusahaan, dan juga para pengambil kebijakan di pemrintahan terkait digitalisasi. Saya bisa merasakan, dan melihat langsung bahwa kita masih jauh untuk memasuki era Industry 4.0. Visi yang sudah diturunkan oleh kementrian terkait strategi di era ekonomi digital, baru ada cetak biru terkait ecommerce. Sementara lompatan negara-negara tetangga sudah sangat jauh di depan bagaimana menyongsong Internet of Thing (IOT), digitalisasi kesehatan, robotik, teknologi pangan dll.

Indonesia mungkin boleh bangga, karena punya startup digital unicorn terbanyak di Asia Tenggara, jumlah startup digital di Indonesia juga terbesar di Asia Tenggara. Tetapi di balik itu ada sebuah sisi gelap yang jarang diungkapkan media. Startup digital yang sangat banyak, juga menunjukkan bahwa perusahaan konvensional terlambat berinovasi dan bertransformasi digital. 

Gojek super apps, Tokopedia, Ovo dll mendisrupsi pasar karena perusahaan konvensional lambat bergerak. Singapura punya DBS yang menjadi benchmark  transformasi digital perbankan,  di seluruh dunia.

Thailand punya super apps yang sangat populer bernama TrueID dibangun oleh Charoen Phokphand, dan mereka juga membangun True Digital Park Bangkok, yang visinya menjadi hub untuk inovasi digital di Asia Pasifik. Lalu Indonesia?

 

Pola Pikir 0.1: Cara pandang dan mentalitas agraris yang ditandai dengan konservatisme

Paradoks dari era digital di Indonesia adalah masyarakat yang terlihat begitu modern, dan begitu cepat mengadopsi kecanggihan teknologi. Tapi masih mewarisi mentalitas agraris, salah satu tandanya adalah konservatisme.

Fenomena saat ini misalnya konservatisme agama yang makin menguat, lalu munculnya banyak kerajaan-kerajaan baru yang mengklaim dirinya punya rangkaian sejarah panjang, dan nyatanya banyak yang percaya, dan rela bahkan membayar untuk menjadi pengikut. Ini pertanda masyarakat kita masih tertahan di masa lalu, walaupun medium komunikasinya modern.

Pola pikir lain yang juga menandakan konservatisme era agraris adalah kembali tren pemikiran banyak anak banyak rejeki. Ini sebenarnya adalah cara pikir era pertanian, karena banyak anak berarti ada banyak pekerja gratis untuk membantu bekerja di sawah, dan ladang. 

Karena dalam era itu, semua keluarga bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dari hasil kebun, dan lahan yang dimiliki. Apakah itu relevan di era industrial? Ketika kebutuhan sebuah keluarga bukan cuma sekedar bisa makan kenyang. Saya teringat nenek saya di desa ketika itu. Dia memang paling “sengsara” dibanding tetangga yang lain, karena ketika panen harus membayar pekerja lepas, karena anak-anaknya semua sudah keluar dari kampung bekerja jadi PNS dan pekerja profesional.

Dahulu di era agraris, kita tidak perlu pulsa HP untuk main TikTok. Anda ngga pernah nonton Youtube yang bikin kita juga ingin bisa punya rumah yang ada kolam renang. Anda cukup puas rekreasi di pematang sawah, sambil duduk di bawah pohon ngga perlu jalan jalan ke luar negeri.

Anak-anaknya tak perlu sekolah karena kompetensi yang dibutuhkan untuk bisa bertahan hidup, dan bercocok tanam cukup diajarkan oleh ayah ke anak laki-lakinya. Dan Ibu akan mengajarkan para anak perempuan, bagaimana membuat pakaian, merajut dan memasak di rumah.

Satu lagi yang sangat menyedihkan adalah, kemampuan orang Indonesia untuk membaca dan mengolah informasi sangat rendah, akibat sistem pendidikan hafalan, dan minat baca yang rendah. Opini menarik dari Lukman Solihin di Nikkei berikut ini, menjelaskan panjang lebar isu ini.

Padahal kemampuan mencerna, dan mengolah informasi sangat penting untuk bisa menjadi inovatif, problem solver, dan membuat terobosan-terobosan baru jadi aset utama di era ekonomi digital. Kita sebenarnya tidak sendiri, Anming Alexander punya keprihatinan yang sama, dia menuliskannya di Medium.  Gerbong-gerbong SDM yang bermental agraris itu masih terjadi di mana-mana, hype di media tentang para inovator seperti startup founder yang aspirasional itu jumlahnya sangat terbatas. 

Indonesia saat ini akan bersiap menyambut bonus demografi, tapi sayang sungguh disayang bonus demografi Generasi  dan Z ini (yang sering menyebutnya Generasi Rebahan), tak tepat lagi disebut sebagai bonus. Mengapa? Karena bonus demografi angkatan kerja muda, tak akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi seperti halnya yang pernah terjadi di Cina dan Korea Selatan. Ketika itu tenaga kerja muda mereka yang murah, menjadi bahan bakar pertumbuhan ekonomi karena bisa dipekerjakan di pabrik pabrik yang butuh unskilled worker.

Bonus demografi Indonesia akan menjadi BEBAN DEMOGRAFI  karena saat ini memasuki era digital, di mana tidak lagi membutuhkan unskilled labour yang murah. Generasi Rebahan yang jumlahnya sangat besar, dan dominan butuh ditingkatkan kompetensinya kalau tidak akan menjadi beban, dan akhirnya terjadi instabilitas dan konflik sosial akibat kesenjangan sosial, dan pengangguran akibat tidak mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga: 4 Peran Pemerintah dalam Memfasilitasi Ekonomi Digital

Lalu bagaimana solusinya, ini yang perlu diperdalam, terutama menyiapkan masyarakat dan mengubah pola pikir. Kalau Jepang sudah punya konsep Society 5.0, saya terpikir kita harus melompat berpikir Society 6.0 untuk mengantisipasi banyak hal hal yang sebenarnya belum disinggung dalam Society 5.0, misalnya bagaimana terkait spiritualisme, dan masyarakat yang kesepian akibat teknologi, dan digitalisasi.

Ini tema menarik yang ingin saya petakan terlebih dahulu, melakukan riset dll sebelum nanti ide awalnya akan ditulis di blog ini. Saya juga akan sangat senang sekali apabila ada yang mau menyumbangkan pemikiran terkait Society 6.0 ini.

Baca Juga: Robot Sudah di Depan Mata, Tapi 5 Kompetensi Ini Bikin Manusia Tak Tergantikan

 

Tuhu Nugraha

Konsultan Bisnis Digital

Dosen Pasca Sarjana London School of Public Relations (LSPR) Jakarta

Penulis Buku Best Seller WWW.HM Defining Your Digital Strategy

Untuk pembelian buku WWW.HM Defining Your Digital Strategy klik di sini

You Might Also Like

38 Comments

  • Reply Kang Geri | Abahoryza.com February 15, 2020 at 4:14 pm

    Society 6.0 ? Wow .. luar biasa inih, lompatan banget, emang miris dan sedikit menakutkan, bahkan ketika pemerintah kota berbondong2 dorong smartcity, ditengah masyarakat yg nir smartsociety nyah.

    Mengerikan, harus melompat sangatsangat jauh.

    • Reply Tuhu Nugraha February 16, 2020 at 5:41 am

      iyaa nah ini juga makasih masukannya soal smart city. Ini kan masih bicara soal infrastruktur fisiknya smart, tapi bagaimana dengan manusianya. Kemarin bikin koneksi cepat aja akhirnya buat hoax, dan hal ngga produktif. pembangunan manusianya juga harus mulai dipikirkan dan seimbang. butuh banyak masukan nih, apa aspek yang perlu dipikirkan terkait society.

  • Reply MT February 15, 2020 at 4:56 pm

    Miris memang menyaksikan pola pikir masih di level 0.1. Mereka yang pola pikirnya sejalan dengan telnologi saat ini menjadi minoritas yang seolah tak bisa membawa masyarakat untuk beranjak literasinya.

    Perlu diobrolin sambil ngopi nih kayaknya untul melompat ke society 6.0

    • Reply Tuhu Nugraha February 16, 2020 at 5:42 am

      iya betulll di media semua bicara tentang innovator, para pemikir brilian itu sebenarnya bubble. Mereka ini sangat sedikit, dan harus bisa upgrade dan menjangkau lebih banyak lagi kalau mau kita bisa melakukan lompatan. yuklah mari kita diskusi sambil ngopi ngopi.

  • Reply Chernenko dari Asmurcom February 17, 2020 at 1:59 am

    Kita telah sampai pada era dimana literasi keuangan dan teknologi sangatlah penting. Mungkin perlu dimasukkan kedalam kurikulum sekolah sebagai Ilmu Bertahan Hidup tahap dasar, seperti halnya CPR atau Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.

    Artikel yang bagus!

    • Reply Tuhu Nugraha February 17, 2020 at 9:48 am

      betul sekali di beberapa negara ini memang sudah masuk grand design dimasukkan ke dalam kurikulum sejak SD.

  • Reply Wajah Indonesia di Awal 2020 Part II: Apakah Society 5.0 Jawaban Indonesia Emas 2045? – Tuhu Nugraha Official Site February 23, 2020 at 3:07 pm

    […] lumayan takjub tulisan saya, Wajah Indonesia di Awal 2020: Konsumsi 4.0, Produksi 3.0, dan Pola Pikir 0.1 ternyata viral ke mana-mana, dan tentu saja ada yang merasa itu on point. Ada yang  […]

  • Reply Dye Bowl February 26, 2021 at 1:25 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.ql-brush.com/tag/dye-bowl/+ACIAPg-Dye Bowl+ADw-/a+AD4-

  • Reply Adult Novelty Store February 26, 2021 at 5:46 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.i-sweetoy.com/adult-novelty-store/+ACIAPg-Adult Novelty Store+ADw-/a+AD4-

  • Reply Screw Chiller February 26, 2021 at 9:50 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.zjlis.com/tag/screw-chiller/+ACIAPg-Screw Chiller+ADw-/a+AD4-

  • Reply China Cordless Charging Drill February 27, 2021 at 1:54 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.feihu-tools.com/cordless-charging-drill/+ACIAPg-Cordless Charging Drill Supplier+ADw-/a+AD4-

  • Reply China Pet Proof Furniture February 27, 2021 at 5:38 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.yamazonhome.com/pet-proof-furniture/+ACIAPg-Pet Proof Furniture Supplier+ADw-/a+AD4-

  • Reply best high pressure shower head February 27, 2021 at 7:11 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.xinpaezshower.com/best-high-pressure-shower-head/+ACIAPg-China best high pressure shower head+ADw-/a+AD4-

  • Reply Thermal Printer Paper Supplier February 27, 2021 at 7:44 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.aotianpaper.com/thermal-printer-paper/+ACIAPg-China Thermal Printer Paper+ADw-/a+AD4-

  • Reply Glass +ACY- Crystal Vases February 27, 2021 at 1:27 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.langxuhb.com/glass-crystal-vases/+ACIAPg-Glass +ACY- Crystal Vases+ADw-/a+AD4-

  • Reply Hengsu Holdings Co., Ltd. February 27, 2021 at 5:48 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.supplyini.com/hengsu-holdings-co-ltd/+ACIAPg-Hengsu Holdings Co., Ltd.+ADw-/a+AD4-

  • Reply Lubricating Oil Factory February 27, 2021 at 8:01 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.supplyini.com/lubricating-oil-factory/+ACIAPg-Lubricating Oil Factory+ADw-/a+AD4-

  • Reply Padlock Factory February 27, 2021 at 11:05 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.supplycnc.com/padlock-factory/+ACIAPg-Padlock Factory+ADw-/a+AD4-

  • Reply +ZeVnLGAncjF29GSt- February 28, 2021 at 11:39 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.fangpusun.com/sex285/+ACIAPmXlZyxgJ3IxdvRkrQA8-/a+AD4-

  • Reply +Vyh+v41MVzpuOGIP- February 28, 2021 at 3:47 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-http://www.nmn-bearing.com/sex/491/+ACIAPm+zlehTWnLXADw-/a+AD4-

  • Reply stromectol for humans for sale February 28, 2021 at 7:31 pm

    stromectol for humans for sale https://ivermectin1st.com/

  • Reply Wooden Folding Picnic Table Bench February 28, 2021 at 9:02 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.chinafoldingtable.com/wooden-folding-picnic-table-bench/+ACIAPg-Wooden Folding Picnic Table Bench+ADw-/a+AD4-

  • Reply Machine Of Desalination Seawater March 1, 2021 at 1:03 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.yt-jietong.com/machine-of-desalination-seawater/+ACIAPg-Machine Of Desalination Seawater+ADw-/a+AD4-

  • Reply Steel Cable Rack March 1, 2021 at 5:12 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.sstie.com/steel-cable-rack/+ACIAPg-Steel Cable Rack+ADw-/a+AD4-

  • Reply Bqewrx March 1, 2021 at 6:47 am

    ed meds online – http://erectilexpill.com/ generic ed pills

  • Reply Cnc Metal Parts March 1, 2021 at 7:51 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.ouzhansh.com/cnc-metal-parts/+ACIAPg-Cnc Metal Parts+ADw-/a+AD4-

  • Reply Extruder Screw Barrel March 1, 2021 at 9:58 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.ztextruderparts.com/extruder-screw-barrel/+ACIAPg-Extruder Screw Barrel+ADw-/a+AD4-

  • Reply Frp Fiberglass Sheet March 1, 2021 at 1:24 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.sdessar.com/frp-fiberglass-sheet/+ACIAPg-Frp Fiberglass Sheet+ADw-/a+AD4-

  • Reply dust mask box price March 1, 2021 at 3:22 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.yrtmask.com/dust-mask-box-price/+ACIAPg-dust mask box price+ADw-/a+AD4-

  • Reply Opmpvr March 2, 2021 at 1:40 am

    pills for ed – http://erectilexpill.com/ impotence pills

  • Reply VR and Gamepad March 2, 2021 at 3:23 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.wirelessmovil.com/vr-and-gamepad/+ACIAPg-VR and Gamepad+ADw-/a+AD4-

  • Reply Storage jar +ACY- Honey jar March 2, 2021 at 5:25 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.jy-glass.com/storage-jar-honey-jar/+ACIAPg-Storage jar +ACY- Honey jar+ADw-/a+AD4-

  • Reply 0 - Dust Cartridge Filter March 2, 2021 at 9:07 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.filtersmaster.com/tag/0-dust-cartridge-filter/+ACIAPg-0 – Dust Cartridge Filter+ADw-/a+AD4-

  • Reply Baby Nappy Swimwear March 2, 2021 at 11:55 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.tspringwater.com/baby-nappy-swimwear/+ACIAPg-Baby Nappy Swimwear Supplier+ADw-/a+AD4-

  • Reply China Nylon 6 Rod March 2, 2021 at 5:07 pm

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.nylonpulley.com/nylon-6-rod/+ACIAPg-China Nylon 6 Rod+ADw-/a+AD4-

  • Reply 7ton Windlass March 5, 2021 at 9:18 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.ini-hydraulic.com/7ton-windlass/+ACIAPg-7ton Windlass+ADw-/a+AD4-

  • Reply Green bronze March 5, 2021 at 9:57 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.kangshenghardware.com/green-bronze/+ACIAPg-Green bronze+ADw-/a+AD4-

  • Reply Solar Outdoor Light March 5, 2021 at 11:41 am

    +ADw-a href+AD0AIg-https://www.suntisolar.com/solar-outdoor-light/+ACIAPg-Solar Outdoor Light+ADw-/a+AD4-

  • Leave a Reply